AJAX

Selasa, 28 Mei 2013

AJAX adalah kependekan dari Asycronous Javascript and XML, dalam bahasa indonesianya asinkron antara javascript dan XML, pengertian mudahnya menggabungkan antara javascript dan xml untuk mengakses sumber data di server. Jadi server tidak diakses secara langsung, biarkan mesin ajax yang mengaksesnya. Javascript sebagai pemrograman di sisi client (artinya program yang dibuat dengan javascript, bisa dijalankan tanpa menggunakan server) sekarang ini bisa digunakan untuk mengakses server secara asinkron (di belakang layar, artinya proses akses tidak terlihat oleh user). Dan XML digunakan untuk format data hasil kembalian dari server. Javascript bisa mengakses server dengan menggunakan suatu object yang disebut dengan XMLHttpRequest(). Ini object loh, sudah built-in dalam mesin javascript, sehingga anda tidak perlu membuatnya. Object inilah yang akan menjadi inti mesin dari AJAX, dari mengkases data sampai dengan menerima respon dari server, semuanya dikendalikan oleh object ini. Karena mesin javascript ada di dalam browser, maka aplikasi web berbasis ajax akan terpengaruh penggunaan browser, jangan khawatir hampir semua browser terbaru (mozilla 1.x sampai 2.x atau yang terbaru, IE 5+ sampai yang terbaru, Opera, Netscape) sudah mendukung object ini.
-untuk lebih jelas tentang pengertian ajax bisa di lihat di postingan sebelumnyaPENGERTIAN AJAX.

jadi kesimpulannya, yaitu
  • Ajax ditulis dengan javascript, memanfaatkan object javascript yang sudah ada yaitu XMLHttpRequest.
  • Ajax tergantung dengan browser, jika browser mendukung javascript, maka bisa dipastikan mendukung ajax.
  • Berdasarkan pernyataan point no 2 , ajax merupakan teknologi browser. Benar, hanya memanfaatkan teknologi browser.
Dan untuk cara kerja ajax,bagaimana ajax di gunakan ?? 
Ajax digunakan untuk mengakses server, dan user menerima kembalian dari server tidak secara langsung, tetapi masuk ke dalam mesin ajax terlebih dahulu, baru ditampilkan. Dan proses ini tidak merefresh halaman. Hanya bagian tertentu dari halaman web saja yang diganti, sesuai dengan request tadi.

sedangkan untuk fakta ajax bagaimana??
Penggunaan object javascript (XMLHttpRequest) untuk merequest ke server, dalam beberapa browser tidak sama. Untuk browser keluaran microsoft menggunakan komponen ActiveX, namanya Microsoft.XMLHTTP, terdapat banyak versi dari komponen ini, tergantu dari versi browser internet Explorer (IE). Sedangkan browser keluarga mozilla, seperti firefox, opera menggunakan XMLHttpRequest. Namanya berbeda tetapi memiliki fungsi yang sama yaitu melakukan request ke server secara asinkron. Perbedaan ini tidak menjadi masalah, nantinya aplikasi yang dibuat sama kok.

Jadi dimana ya peran XML pada ajax??
XML hanyalah sebuah format data, XML digunakan untuk menampung data ketika dikirimkan dari server ke komputer client (web browser). Dokumen xml dibuat sesederhana mungkin, agar bisa diparser dengan mudah dan cepat. Yang perlu diingat, dengan menggunakan ajax, server bukanlah mengirimkan halaman, tetapi data. Ada perbedaan yang tipis antara data dan halaman jika kita berbicara soal web. Data dalam web adalah inti dari informasi itu sendiri, tidak peduli bagaimana data tersebut ditampilkan, bahkan data tidak memiliki tampilan. Tampilan akan dibuat secara on the fly di komputer client. Sedangkan halaman sudah memiliki tampilan, sudah termasuk didalamnya data, sehingga jumlah bit yang dikirim oleh server menjadi lebih banyak. Ajax menggunakan XML sebagai alat angkut datanya karena ke-fleksi-belan format XML. Dokumen xml akan diparser oleh XML parser, sehingga bisa ditampilkan sesuai dengan keinginan.
Ajax bukan teknologi baru, ajax sudah ada sejak adanya object tersebut (XMLHttpRequest), hanya saja tidak dimanfaatkan. Untuk pertama kalinya tahun 2005Jesse James Garret dari Adaptive Path mempublikasikan sebuah artikel tentang bagaimana mengembangkan web yang berbeda dari web tradisional, ia menyebutnya dengan AJAX. Kemudian AJAX mulai populer setelah Google memakainya secara luas.

Aplikasi-aplikasi Ajax
  • Yahoo

Jika anda ingin melihat seperti apa perkembangan web selanjutnya, anda dapat melihatnya pada Yahoo. Tren penggunaan Ajax merupakan kewajiban bagi website generasi mendatang. Website yang lebih interaktif dengan tampilan sederhana merupakan syarat jika web kita ingin tetap eksis dalam memasuki era Web 2. Yahoo merupakan contoh website yang baik apabila kita ingin membuat website yang bagus. Hebatnya lagi dengan tampilan yang mewah, waktu yang diperlukan untuk mengakses Yahoo tidak berubah, masih cepat seperti dulu.

Dengan munculnya AJAX, sebagai sebuah jargon baru tetapi menggunakan teknologi lama yang sudah ada sejak awal-awal Internet, yaitu Javascript dan XMLHttpReqeust. Telah menghadirkan trend baru didunia pemograman. Beberapa produk AJAX yang siap pakai diantaranya adalah Google via GWT-nya (Google Widget Toolkit), merupakan sebuah compiler AJAX berbasis Java, Yahoo UI, DojoToolkit, dan JSON.

Beberapa contoh aplikasi yang dengan cepat telah merubah aristekturnya dari non RIA menjadi RIA adalah SugarCRM versi 4.5, GoogleMail, atau Yahoo Mail Beta.

Yang pasti saat ini perang Google dengan Microsoft (Windows Live), akan membuat solusi RIA menjadi senjata pamungkasnya. Layanan Google yang terang-terangan menantang Office Live telah lahir, seperti Google Writely, Google Spreadsheet, atau GoogleMail yang semuanya sangat mengutilisasi AJAX.

Tentu saja Microsoft memiliki produk saingan Javascript dengan nama VBScript, sehingga mungkin saja Microsoft tidak akan pernah mempromosikan AJAX, karena ini sama dengan mempromosikan produk kompetitornya.

Sekarang solusi AJAX yang berat-berat dan sedang naik daun, umumnya tidak dapat berjalan di Internet Explorer, tetapi di Mozilla. Jadi jangan kaget bilamana tertulis di webnya, hanya berjalan di Mozilla atau Gecko. Opera yang merupkan browser tercepat didunia mengadopsi Gecko, yang merupakan engine inti dari Mozilla.

Malah ledakan popularitas AJAX telah membuat Microsoft rela mengadopsi satu perintah yang paling penting dalam dunia AJAX yaitu XMLHttpRequest, dimana sebelumnya adalah implementasi ActiveX XML yang hanya berjalan di Windows, dimana momentum ini akan dimulai tentu saja setelah Internet Explorer 7 release (saat ini masih beta).

  •  Purefect
Purefect adalah desktop environment yang berjalan 100% di atas web browser. Purefect mengadopsi teknologi RIA (Rich Internet Application). Dengan Purefect, aplikasi web tidak lagi berbentuk halaman-halaman web yang selama ini kita ketahui, tapi berbentuk aplikasi-aplikasi window seperti layaknya aplikasi yang berjalan pada komputer desktop kita.

Purefect berusaha untuk mengkombinasikan kelebihan dari sistem GUI pada desktop dengan kelebihan dari sistem web. Seluruh aplikasi dalam sistem Purefect berjalan di atas web browser dan dibangun dengan berbasiskan teknologi Web 2.0 dan AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) yang akan mempermudah penggunaan dan pengaturan aplikasi.

Beberapa keuntungan dari Purefect adalah:

  1. Mempermudah dan mempercepat pembangunan aplikasi web secara signifikan
  2. Aplikasi yang dibangun bersifat multi-platform
  3.  Untuk menjalankan aplikasi berbasis Purefect yang dibutuhkan hanyalah web browser tanpa diperlukan plug-in atau software tambahan lainnya (ActiveX, Java, dsb)
  4. Berbasis object oriented
  5. Arsitektur lengkap: login system, personalized desktop, manajemen user, advanced windowing system, task management, dsb.
  •  Implementasi AJAX pada Delphi

Untuk keperluan membangun aplikasi berbasis Web maka tersedia beberapa komponen built-in pada Delphi, yaitu Indy dan Intraweb. Indy sebenarnya hanya menyediakan kebutuhan internet dasar sedangkan Intraweb dapat langsung dipergunakan untuk membangun website dengan Delphi seperti layaknya kita membangun aplikasi berbasis Windows. Salah satu komponen yang cukup bagus adalah ExpressWeb dari DevExpress yang terkenal dengan komponen berkualitas tingginya. Hanya Intraweb versi 8.0.23 yang mulai mendukung AJAX.

dan yang terakhir Apa ajax memiliki kekurangan..??? YA tentu ada donk.!!
Ajax memiliki kekurangan yaitu tidak bisa di crawler secara baik oleh search engine, karena search engine bekerja dengan menelusuri url, sedang web berbasis ajax urlnya selalu sama, meskipun user meminta data. Inilah tantangan terbesar ajax. Tapi menurut saya justru disinilah kelebihan ajax. Ia lebih aman dibanding web yang mudah dicrawler. Makanya ajax itu lebih baik digunakan untuk halaman member, yang mana datanya tidak boleh di crawler, contohnya mail box (repot kalau email kita bisa dilihat melalui search engine), atau bikin blog private, tidak ada yang membaca selain kita.hehehe..
ok sekian dulu tentang AJAX...makasih buat semuanya..

0 komentar:

Posting Komentar